Pages: [1]   Go Down
Print
Author Topic: Vol 4-Belajar Take Off dan Landing  (Read 4847 times) Bookmark and Share
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Janto
Global Moderator
Hero Member
*****
Offline Offline

Posts: 8455



View Profile
« on: August 29, 2007, 10:19:51 PM »



Belajar Take Off dan Landing

Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa take off dan landing adalah bagian yang paling mendebarkan dilakukan oleh penerbang pemula. Menurut pengalaman banyak penerbang, take off lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan landing. Tetapi janganlah berkecil hati, take off dan landing dapat dilakukan dengan mudah setelah anda:
1.HANDAL melakukan Maneuver Kotak (Vol 1)
2.HANDAL melakukan Maneuver Gliding (Vol 2)
3.HANDAL melakukan Maneuver Fly Pass (Vol 3)

Take off:
Pada umumnya, penerbang pemula melakukan kesalahan take off sebagai berikut:

Pesawat model melaju ke arah kanan, pada saat hampir keluar landasan pacu, pesawat model baru diterbangkan, karena khawatir pesawat model tersandung oleh batas landasan pacu dan rumput. Akibatnya, pesawat model terbang melintasi shelter, jika pesawat model terbang dari arah kiri ke kanan, atau pesawat model terbang melintasi lapangan rumput, jika pesawat model terbang dari arah kanan ke kiri.

Pesawat model sudah diterbangkan, sebelum pesawat model memiliki kecepatan yang cukup untuk diterbangkan. Akibatnya, pesawat model cenderung jatuh, karena belum mempunyai daya angkat yang cukup.

Untuk menghindari permasalahan tersebut diatas, take off-lah dengan belajar take off yang AMAN terlebih dahulu. Adapun take off yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Belajar Taxiing
Tujuannya adalah belajar mengendalikan pesawat di landasan pacu. Pesawat berjalan lurus dan berputar diatas landasan pacu seperti mobil radio control. Langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

Jalan lurus:
o Letakkan pesawat model di tengah landasan pacu diatas garis putus-putus
o Penerbang berdiri ditempat yang telah dibicarakan sebelumnya.
o Majukan pesawat dari kiri ke kanan dengan kecepatan dibawah sedang sampai dengan sedang. Usahakan pesawat model berjalan dengan lurus diatas garis putus-putus. Asumsi: jika pesawat sudah di-trim dengan tepat, maka pesawat cenderung akan berjalan ke arah kanan. Untuk mengatasi kecenderungan ini, tahan laju pesawat model berjalan ke arah kanan dengan memberikan sedikit input ke kiri yaitu dengan memberikan input rudder anda ke kiri.

Belok:
o Penerbang tetap berdiri ditempat yang telah dibicarakan sebelumnya
o Setelah pesawat model berjalan lurus kurang lebih 40 m dari penerbang, kurangi kecepatan sampai dengan dibawah sedang, belokkan pesawat sedikit ke kanan terlebih dahulu, kemudian belokkan ke kiri perlahan-lahan sambil menambah sedikit throttle untuk memberikan daya dorong kepada pesawat model anda berputar arah dari kiri ke kanan menjadi dari kanan ke kiri
o Kembalikan pesawat model ke posisi semula, yaitu pesawat model berada diatas garis putus-putus dengan arah yang berlawanan.
o Lakukan kegiatan yang sama seperti diatas berulang kali
Jalan lurus dan belok:
o Lakukan jalan lurus dan belok berulang kali di landasan pacu sebanyak 2 jam tanki terbang.

Take off:
o Setelah anda HANDAL melakukan jalan lurus dan belok di landasan pacu, maka sekarang anda sudah siap melakukan tahapan take off yaitu dengan langkah sebagai berikut:
Tentukan arah take off (harus berlawanan dengan arah angin)
Letakkan pesawat diatas garis putus-putus 5-10 m sebelum anda berdiri
Teriaklah take off sebelum anda melakukan maneuver take off, agar penerbang lain yang pada saat bersamaan sedang terbang mengetahui ada pesawat model yang akan take off.
Tunggulah konfirmasi OK dari penerbang lainnya
Tariklah napas terlebih dahulu
Majukan pesawat dari kecepatan dibawah sedang sampai dengan tinggi.
Berikan sedikit input naik kepada elevator setelah pesawat model mencapai kecepatan tinggi, sehingga pesawat model dapat mengangkasa dengan indah dan elok
Setelah mencapai cukup ketinggian, belokkan pesawat model ke kiri perlahan-lahan, jika arah take off dari kiri ke kanan, atau belokkan pesawat model ke kanan perlahan-lahan, jika arah take off dari kanan ke kiri. Harus diperhatikan, bahwa pesawat model MUTLAK terbang di depan penerbang dan landasan pacu.
Kurangi throttle dari kecepatan penuh ke ½ throttle pada saat pesawat model sudah terbang lurus dan level. Terbanglah dengan pola teratur yang sudah dipelajari sebelumnya.
Buanglah napas anda



Belajar Landing:
Pada umumnya, penerbang pemula melakukan kesalahan landing sebagai berikut:
o Ingin cepat-cepat landing akibat perasaan berdebar yang hampir diambang batas
o Mencoba mengarahkan pesawat model untuk landing diatas landasan pacu dengan segala cara
o Kecepatan pesawat masih terlampau cepat
o Kecepatan pesawat sudah terlampau lambat

Jika anda landing dengan pola terbang seperti diatas, biasanya akan menimbulkan masalah kerusakan pesawat model, seperti ujung propeller terkikis landasan pacu, propeller patah, nose gear bengkok, nose gear atau engine mounting lepas, dudukan sayap rusak, patah pinggang di badan pesawat dll.

Untuk menghindari permasalahan tersebut diatas, landing-lah dengan AMAN.

Adapun landing yang dimaksud adalah sebagai berikut:
Tentukan tempat landing
Untuk penerbang pemula yang belum pernah sama sekali melakukan landing, pilihlah untuk landing di lapangan rumput di depan landasan pacu. Asumsi: lapangan rumput sudah terpotong rapih. Alasan: lapangan rumput lebih lunak, lebih luas dan lebih memiliki daya cengkeram yang tinggi terhadap laju pesawat model dibandingkan dengan landasan pacu (mohon lihat terlebih dahulu peraturan mengenai landing, mudah-mudahan diperkenankan landing di lapangan rumput yang sejajar dengan landasan pacu
Tentukan arah landing (harus berlawanan dengan arah angin)
Terbanglah dengan maneuver fly pass diatas lapangan rumput sebanyak 10 kali sesuai dengan arah landing
Teriaklah landing sebelum anda melakukan maneuver landing, agar penerbang lain yang pada saat bersamaan sedang terbang mengetahui ada pesawat model yang akan landing.
Tunggulah konfirmasi OK dari penerbang lainnya
Tariklah napas terlebih dahulu
Bersiaplah untuk landing dengan cara melakukan terbang fly pass sebelum landasan pacu dengan kecepatan 1/3 throttle, tepat diatas lapangan rumput sejajar dengan ujung landasan pacu dengan ketinggian 2-3 m, kurangi kecepatan menjadi 0, biarkan pesawat model melakukan maneuver gliding, berikan sedikit input naik terhadap elevator, agar pesawat turun perlahan-lahan dengan indah dan elok. Usahakan untuk selalu mempertahakan sayap pesawat model anda dengan aileron sejajar dengan lapangan rumput.
Diharapkan pesawat model anda akan menyentuh lapangan rumput 20 m sebelum tempat berdiri anda, setelah itu pesawat model akan meluncur, makin lama makin melambat akibat cengkeraman rumput terhadap roda pesawat model anda dan akhirnya akan berhenti di depan anda dengan mesin yang masih menyala
Buanglah napas anda, berikan pujian untuk diri sendiri, bahwa anda sudah berhasil melakukan take off dan landing dengan baik, tersenyum dan angkat segera pesawat model anda, hati-hati anggota badan anda terkena propeller akibat mesin masih berjalan dengan sempurna.
Lakukan maneuver take off di landasan pacu dan landing di lapangan rumput berulang kali sebanyak 3 jam tanki terbang.

JANGAN LUPA, teriaklah Take Off atau Landing sebelum anda melakukan maneuver tersebut dan tunggulah konfirmasi OK dari penerbang lain !

Selamat mencoba, berlatih take off dan landing dengan aman menuju handal

Salam aeromodelling

JAC Halim
« Last Edit: October 11, 2014, 06:08:17 PM by Janto » Logged
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: